Wednesday, February 16, 2011

Kode Babi Pada Makanan

Worried about pork on your food? This is what you need..
NB: Menurut keterangan yang dikeluarkan oleh BPOM, Magnum tidak mengandung lemak babi dan kode E471/E472 yang tercantum itu adalah lemak nabati. 
Salah seorang rekan saya bernama Shaikh Sahib bekerja sebagai pegawai di Badan Pengawasan Obat & Makanan (POM) di Pegal, Perancis. Tugasnya adalah mencatat semua merek barang, makanan dan obat-obatan. Produk apapun yang akan disajikan suatu perusahaan ke pasaran, bahan-bahan produk tersebut harus terlebih dahulu mendapat ijin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Prancis dan Shaikh Sahib kerja di Badan tersebut bagian QC, oleh sebab itu dia mengetahui berbagai macam bahan makanan yang dipasarkan.


Banyak dari bahan-bahan tersebut dituliskan dengan istilah ilmiah namun ada juga beberapa yang dituliskan dalam bentuk matematis seperti E-904, E-141. Awalnya, saat Shaikh Sahib menemukan bentuk matematis tersebut, dia penasaran dan kemudian menanyakan kode matematis tersebut kepada seorang perancis yang berwenang dalam bidang itu dan orang tersebut menjawab "KERJAKAN SAJA TUGASMU, DAN JANGAN BANYAK TANYA". 


Jawaban tersebut menimbulkan kecurigaan buat Shaikh Sahib dan dia Kemudian mulai mencari tahu kode matematis tersebut dalam dokumen yang ada. Ternyata apa yang dia temukan cukup mengagetkan kaum m! uslim di dunia. Hampir di seluruh negara barat termasuk Eropa, pilihan utama untuk Daging adalah daging babi. 


Peternakan babi sangat banyak di negara-negara tersebut. Di perancis sendiri jumlah peternakan babi mencapai lebih dari 42.000. Jumlah kandungan lemak dalam tubuh babi sangat tinggi dibandingkan dengan hewan lainnya. Namun orang eropa dan amerika berusaha menghindari lemak-lemak tersebut. Kemudian yang menjadi pertanyaan sekarang; dikemanakan lemak-lemak babi tersebut ? 


Jawabannya adalah: Babi-babi tersebut dipotong di rumah-rumah jagal dalam pengawasan Badan POM dan yang membuat pusing Badan tersebut adalah membuang lemak yang sudah dipisahkan dari daging babi. Dahulu kira-kira 60 tahun yang lalu, lemak-lemak tersebut dibakar. Kemudian mereka berpikir untuk memanfaatkan lemak-lemak tersebut. Sebagai awal ujicobanya mereka membuat sabun dengan bahan lemak tersebut dan ternyata itu berhasil.


Lemak-lemak tersebut diproses secara kimiawi, dikemas sedemikian rupa Dan di! pasarkan Dalam pada itu negara-negara di eropa memberlakukan aturan Ya ng mengharuskan bahan-bahan dari setiap produk makanan, obat-obatan harus dicantumkan pada kemasan. Oleh karena itu bahan yang terbuat dari lemak babi dicantukam dengan nama Pig Fat (lemak babi) pada kemasan produk.


Mereka yang sudah tinggal di Eropa selama 40 tahun terakhir ini mengetahui Hal tersebut. Namun produk dengan bahan lemak babi tersebut dilarang masuk ke negara-negara Islam pada saat itu sehingga menimbulkan deficit perdagangan bagi negara pengekspor.


Menoleh ke masa lalu, jika anda hubungkan dengan Asia Tenggara, anda mungkin tahu tentang factor yang menimbulkan perang saudara. Pada saat itu, peluru senapan dibuat di Eropa dan diangkut ke belahan Benua melalui jalur laut. Perjalanannya memakan waktu berbulan-bulan hingga mencapai tempat tujuan sehingga bubuk mesiu yang ada di dalamnya Mengalami kerusakan karena terkena air laut.


Kemudian mereka punya ide untuk melapisi peluru tersebut dengan lemak babi. Lapisan lemak tersebut harus digigit dengan gigi terlebih d! ahulu sebelum digunakan. Saat berita mengenai pelapisan tersebut tersebar dan sampai ke telinga tentara yang kebanyakan Muslim dan beberapa Vegetarian (orang yang tdk makan daging), maka tentara-tentara tersebut menolak berperang sehingga mengakibatkan perang saudara (civil war) Negara-negara eropa mengakui fakta tersebut dan kemudian menggantikan penulisan lemak babi dalam kemasan dengan menuliskan lemak hewan. Semua orang yang tinggal di Eropa sejak tahun 1970 - an mengetahuinya. 


Saat perusahaan produsen ditanya oleh pihak berwenang dari negara Islam mengenai lemak hewan tersebut, maka jawabannya bahwa lemak tersebut adalah lemak sapi & domba, walaupun demikian lemak-lemak tesebut haram bagi muslim karena penyembelihan hewan ternak tersebut tidak mengikuti syariat islam. Oleh karena itu produk dengan label baru tersebut dilarang masuk ke negara-negara islam.


Sebagai akibatnya, perusahan-perusaha produsen menghadapi masalah keuangan yang sangat serius karena 75% penghasilan mereka diperoleh dengan menjual produknya ke Negara islam, dimana laba penjualan ke negara islam bias mencapai milliard dolar. Akhirnya mereka memutuskan untuk membuat kodifikasi bahasa yang hanya dimengerti oleh Badan POM sementara orang awam tidak  mengetahuinya.


Kode tersebut diawali dengan kode E-CODES. E-INGREDIENTS ini terdapat di banyak produk perusahaan multinasional termasuk pasta gigi, sejenis permen karet, cokelat, gula-gula, biscuit, makanan kaleng, buah-buahan Kalengan dan beberapa multi vitamin dan masih banyak lagi jenis produk makanan & obat-obatan lainnya. Semenjak produk - produk tersebut di atas banyak dikonsumsi oleh negara-negara muslim, kita sebagai masyarakat muslim tidak terkecuali sedang menghadapi masalah penyakit masyarakat yakni hilangnya rasa malu, kekerasan dan seks bebas (kumpul kebo). 


Oleh karenanya, saya mohon kepada semua umat islam untuk memeriksa terlebih dahulu bahan-bahan produk yang akan kita konsumsi dan mencocokannya Dengan daftar kode E-CODES berikut ini. Jika ditemukan kode-kode berikut ini dalam kemasan produk yang akan kita beli, maka hendaknya dapat dihindari karena produk dengan kode-kode tersebut di bawah ini diperkirakan mengandung lemak babi :

E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234,E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471*, E472*, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

*Untuk E471 dan E472 ada yang bahannya halal karena menggunakan lemak nabati, jadi tidak semua yang menggunakan kode ini haram. Namun perlu dicermati bagi para produsen makanan, sebaiknya mencantumkan keterangan tambahan setelah kode E471 dan E472 dengan lemak nabati

Adalah tanggungjawab kita bersama untuk mengikuti syari'at Islam dan juga memberitahukan informasi ini kepada sesama muslim lainnya.

Semoga manfaat, M. Anjad Khan, Medical Research Institute United States

sumber:eramuslim

Tambahan dari pembaca :

Anonymous said...
dari semua kode di atas, setelah saya tanya2 sama mbah wiki, kode yang sangan jelas berasal dari b2 E631 "Disodium inosinate (E631 [1])[clarification needed], chemical formula C10H11N4Na2O8P, is the disodium salt of inosinic acid. It is a food additive often found in instant noodles, potato chips, and a variety of other snacks. It is used as a flavor enhancer, in synergy with monosodium glutamate (also known as MSG; the sodium salt of glutamic acid) to provide the umami taste. It is mainly found in animals like pigs and fish[citation needed]." klo yang lain hanya yg bikin kode sama Allah SWT yang tau
Harry Sufehmi said...
Sorry ini artikelnya ngawur - contoh: E471 itu bisa saja adalah lemak nabati.
Contoh lainnya: Es Krim Magnum jadi dituduh mengandung babi karena ada E471 & E472.
Padahal:
(1) E471 & E472 bisa dari sumber nabati / tanaman, tidak selalu dari sumber hewan.
Kalaupun dari sumber hewan, bisa saja dari hewan yang sudah halal.
(2) Magnum sudah dapat sertifikasi halal MUI, dan proses sertifikasi halal MUI adalah salah satu yang PALING ketat di DUNIA.
Detail lebih lanjut: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7633915Mohon agar artikel ini bisa dikoreksi, banyak orang termasuk ayah saya sampai jadi resah karenanya.
Terimakasih. 

106 comments:

Anonymous said...

terima kasih byk atas artikelnya.sangat berguna bg kami kaum muslim yg sdng berada di negara non muslim.sementara kode E yg sdh saya ketahui blm selengkap seperti pada artikel diatas.

Anonymous said...

mau ada atau tidak,yang penting enak.

Ecko said...

serius nih.. kok badan POM indonesia tidak ada pemberitahuannya y..

ESP said...

Ngeri, ini hoax atau beneran ? Berita nya udah disiarin belum?

Anonymous said...

Kalo emg bner mah harusnya di publikasi yg bner,,klo dri sni doang kan blm tntu smua org liat...
Hoax kale nih...

dr. boyke said...

Kalo memang ilmiah dan urgent harusnya gak di blog..
Apalagi ada penelitian penting seperti itu.. Permainan pasar ajalah ini..

hoaxblog said...

Betul, knp berita gini adanya di blog? Dan disebar melalui bb. Kalo bener penelitian mah pasti sdh ada di media. Hoax neh

InsyaAllahhalal said...

Jgn lgs percaya kawan....ini bisa jd cmn boongan(politik buat ngejatuhin) kayak isu bre**talk dulu

-tikabanget- said...

Udah ada keterangan resmi dr badan LPPOM ttg ES Krim Magnum lho, jangan sampai kita menyebarkan hoax yang berujung fitnah gituh.. :

"Kode E472 tidak berarti babi" » http://bit.ly/g5Sprd

Anonymous said...

Beneran ada ya di labelnya? Krn setau saya, sebagian besar produk makanan di Indonesia, tidak pernah menuliskan kode pengemulsi sampai sedetail itu. Biasanya hanya dituliskan Emulsifier, lemak nabati,soya lesitin. Hanya sebatas itu. Nah salahkan lah POM nya ya, krn tdk jelas peraturannya....

Anonymous said...

di bungkus magnum memang ada kode E471 nya,,tp ada sertifikasi halal nya..so....?? *binun.com*

srisulistiani@rocketmail.com said...

wadoh kacau.com neh klo begini hrs ekstra hati2 aja bs kecolongan neh.. jd binggung hrs gimana??? lebih baik buat makanan sendiri aja neh back to nature & home made for safety aja kali yach :-)

Anonymous said...

WAW LEMAK BABI ENAAAK YUMMY..

Anonymous said...

Ada/tidak lemak babi dalam makanan/minuman kita, hanya Tuhan & pihak berkepentingan yg paling tau. Kalo tnyt ada tp diblg ga ada ya itu urusan dia dgn Tuhan dunk.. Klo ga ada dibilang ada malah jd fitnah jg. Trus kpn kita mo makan???

Lagi jg di Indonesia itu udh habit koq klo masyarakat dibuat bingung dgn pemberitaan ini-itu. So... make it simple aja : klo emg mo makan ya monggo, klo ga mau makan ya sudah... suka2 ajaaa..

Anonymous said...

kita menghindari makanan yg mengandung babi(haram)
tapi kita sering melakukan hal2 yg haram.. sama-sama aja dosa kan?
makan atau ga makan makanan yg mengandung babi, selama sikap & tingkah laku kita mah mengarah ke pada haram sama aja gan...

Anonymous said...

jangan sok suci deh,, liat aja tingkah kita gimana?
masalah makanan yg mengandung babi msh sebagian kecil..

Anonymous said...

HOAX,,peraingan bisnis doang,,,

Anonymous said...

pakai otak coi,,,balai pom aja ga permasalahinnn,,jangan mudah percaya magnum es uenak tenannnnnn

Anonymous said...

THANKS ATAS INFO`A

victor said...

Kode babi, bukan nya B481 ??

Anonymous said...

Masa sih?

nyonyo said...

Gak ada hubnya ama magnum gan, lagian kan belinya pake duit so pasti halal, kalo nyolong baru haram, apalagi kalo hoax yg bikin berita lebih pasti 100% haram ni blog

Anonymous said...

blog blom tentu benar,,semua ada proses na..indonesia jg harus ada pajak dan izin,,bila kabar ini benar pasti sudah di sebar luas kan,,
thaks..

Anonymous said...

Bikin bingung ajah...yg penting mah bismillah ajja cuma Allah yg tau itu halal ga nya

Anonymous said...

parah banget...!!!

dedichen said...

Permainan pasar ini...
Ingin menjelekan suatu produk...
Perbuatan haram ini...

Anonymous said...

waahhh....

Marchel Beding said...

Pada Gila Luh Pada Cek Sumbernya di Eramuslim :
http://www.eramuslim.com/suara-kita/suara-pembaca/kode-lemak-babi.htm dan sekalian cek lebelnya

Anonymous said...

sayah udah tau dari beberapa tahun yang lalu...
percayagapercaya siihh...

Anonymous said...

saya oernah baca artikel ini
tapi makin bingung karena ada sejumlah makanan yang tertera kode tersebut tapi ada label halal dari MUI nya (kbetulan makanan yang saya lihat berasal dari malaysia)

Anonymous said...

E471 dan E472 belum tentu dari babi loh..coba baca dari referensi lain :)

Anonymous said...

Halaaaa
Ngejar traffic aja ni yang punya blog!
Bikin berita gak dilogika dl sblm dipublish
Inilah kenapa orang indonesia gakmaju2

Anonymous said...

E471 dan E472 yg dipakai sbg bhn makanan di Indonesia, berasal dr mana? ada yg punya info ga?

Ryz said...

wah tiba-tiba rame, saya sendiri selaku pemilik blog tidak pernah menyebar melalui BB ataupun menyebut ini berita yang penting atau gimana. Saya cuma membantu menyebarkan informasi yang saya dapat. Postingan ini juga bukan pemikiran penulis, maka dari itu penulis mencantumkan sumber di bawah tulisan ini. Mohon disikapi dengan bijaksana.

Ryz said...

tambahan: bagi pembaca yang mengetahui lebih dalam tentang kode babi atau apa saja, silahkan dishare.

Anonymous said...

Coba cari materi numbering ini di google yg lebih komprehensif. Kalau dibaca dari sumbernya di Prancis, bisa jadi memang disana haram. Tapi seperti kita tahu, makanan merk import pun untuk Indonesia diproduksi di dalam negeri jadi insya Allah halal (kalau ada sertifikatnya).

Makanya ngapain lama2 di negri orang, ayo pulang, bangun negri sendiri.

Anonymous said...

Alahhhh makan aja kali...yg penting enak tenang...yummy...

Anonymous said...

Waduh2 ada2 aja yee gosipnye... Bila kebenarannya blom 100% benar tlg jangan di tuliskan di blog donk. Janganlah kita membuat masyarakat resah... Tlg lebih bijaksana bila menulis berita... Terima kasih

Anonymous said...

terima kasih, semoga kita mampu menjauhkan yang enak2 tp haram...

Darmanto said...

asiiiik kalau benar ini berita,berarti ada pihak yang kecolongan ngeluarin ijin Halal...naudzubillah!

ryz said...

menanggapi komentar tentang "jika kita menghindari makanan haram namun tetap melakukan perbuatan haram"
Jika kita tahu mana yang haram dan mana yang halal, dengan menjauhkan dari makanan haram maka orang yang beriman pasti juga akan meninggalkan perbuatan haram. Karena sudah jelas2 dilarang. Jika ada yang menghindari makanan haram tapi tetap melakukan perbuatan haram, patut dipertanyakan kadar keimanannya.

Jika ada yang mau menanggapi silahkan..

ryz said...

Menanggapi tentang "Permainan pasar ini...
Ingin menjelekan suatu produk..."
Tidak ada maksut dari penulis untuk melakukan permainan pasar atau semacamnya, karena penulis juga tidak mempunyai sentimen tertentu terhadap produk yang dimaksut. Saya mempublish artikel ini juga tidak bertujuan untuk menjelek2an suatu produk, namun hanya menghimbau agar kita lebih berhati2. Anda percaya silahkan jika tidak juga tidak apa-apa.

Jika ada pihak yang merasa tersinggung saya minta maaf sebesar2nya.

Anonymous said...

kalo memang itu data ilmiah sy fikir bagus di fublikasikan, yah itung-itung amar ma'ruf nahi munkar. toh sama sama mengingatkan.

Anonymous said...

wah,,,ternyata blog ini kode nya E471 dan E472 (babi juga) HOAX...!!! dunia bisnis mank jahat,

Anonymous said...

yang pasti bismillah untuk apa yang kita makan,,,

Anonymous said...

Ingredient di eropa semuanya pakai kode E. Memang ada juga kode E utk lemak hewan. Tapi tentunya tidak semua kode E itu artinya lemak babi. Ketika seseorang banyak tanya lalu yg ditanya merasa direcoki dan bilang: 'kerjakan saja urusanmu', tidak selalu itu karena ada hal rahasia. Orang memang sering tidak suka ditanya ini dan itu oleh orang yg memang bukan tugasnya utk menanyai

Anonymous said...

dari semua kode di atas, setelah saya tanya2 sama mbah wiki, kode yang sangan jelas berasal dari b2 E631 "Disodium inosinate (E631 [1])[clarification needed], chemical formula C10H11N4Na2O8P, is the disodium salt of inosinic acid. It is a food additive often found in instant noodles, potato chips, and a variety of other snacks. It is used as a flavor enhancer, in synergy with monosodium glutamate (also known as MSG; the sodium salt of glutamic acid) to provide the umami taste. It is mainly found in animals like pigs and fish[citation needed]." klo yang lain hanya yg bikin kode sama Allah SWT yang tau

Anonymous said...

alhamdulllah...terimakasih atas informasinya,,

Anonymous said...

mungkin maksudx seperti ini : jika ada orang bertanya "ini kode apa??" trus d beri jawaban "Kerjakan saja tugasmu, jangan banyak tanya" mungkin karena yang menjawab begitu juga tidak tahu jawabannya....ambil positifnya aja....
tp jika seandainya kita mengkonsumsi makanan haram trus kita sama sekali tidak tahu bahwa itu makanan haram...hukumnya gimana tuh????
Naudzubillah...semoga tidak terjadi.....

Ryz said...

bener juga sih, yang "urusi saja urusanmu" bisa bermakna ganda dan menimbulkan ambigu, jadi ambil sisi positifnya saja, jika kita tidak tahu apakah itu haram atau tidak, tubuh yang tidak terbiasa makan makanan haram akan menolak makanan tersebut

infocoz said...

owh.... terimakasih atas infonya.. peringatan supaya lebih berhati-hati lagi, mencegah lebih baik daripada mengobati!!! nggk makan magnum juga nggk apa-apa.. makan ubi rebus juga enak, hahaha...

infocoz said...

apapun makanannya yang penting baik dan halal...!

Anonymous said...

Coba cek aja di toko sebelah...

Anonymous said...

makanlah yang halal jauhi yang haram dan meragukan

pernah denger hadist yg kek gt kyknya deh

Anonymous said...

Tips makanan halal selain cap dri MUI :
1. Bismillahirahmanirohim
2. makan sebelum kenyang
3. Alhamdulillah (setelah makan)

....klo sebelum no.3 terjadi sesuatu pd tubuh anda..bisa jadi ada unsur BABI tuh makanan ,,,anjing ,Babi..Kampreeettt!!!!!

WNI said...

wah parah bed, produsen yg tidak bertanggung jawab, knp jg bs lolos dari badan POM, apakah ada unsur saling menguntungkan,,??
coba tolong pemerintah lebih memperhatikan lagi produk2 yang masuk ke indonesia, jangan asal masuk dan merugikan masyarakat muslim, dmn tanggung jawab pemerintah,,???!!!
jangan hanya mengambil keuntungannya saja dari produk2 yg masuk, tetapi juga kwalitasnya harus diperhatikan,,
smoga pemerintah melakukan perbaikan2 dalam segala sapek,,!!!

Anonymous said...

memang kita tidak tahu itu benar apa engga.
tapi bukan berarti kita masa bodoh dan tidak mau mencari tau.
itu sama saja dengan dosa apabila kita tidak mau mencari kebenarannya

Anonymous said...

Peringatan seperti ini hanya berlaku untuk kaum Muslim. Yang non Muslim gak usah ikut campur karena babi tidak haram buat Anda, jangan recoki blog ini dengan comment2 Anda. Yang ngaku Muslim tapi nggak peduli, perdalam lagi pengetahuan Anda soal agama. Lagipula apa sih ruginya kalo kita nggak makan M*****. Jangan mau "diperbudak" iklan2 jajanan luar negeri yang nggak karuan juntrungannya.

Anonymous said...

betullllllll
makanan jaman sekarang, apalagi makanan kemasan Instant sebaiknya dihindari apalagi seorang perempuan yang akan melahirkan generasi2 Robbani.
makan makananan padang aja, banyak rempah2nya :-)

Ryz said...

untuk m*****, saya sendiri pernah mengkonsumsinya dan syukur belum terjadi apa2 dengan saya dan keluarga saya, semoga memang kode E yang tercantum di produk tersebut berasal dari lethicin soya yang tidak berbahaya bagi tubuh kita.

Anonymous said...

halaaaaahhhhhh
bohong banget nihh ckckkckck
lu mau ngomong apa jg gw ttp demen magnum \m/

Anonymous said...

sing benr qu ndi th,q orak mudeng karepe,tlng dijelasno yo

Anonymous said...

haLal atau haram gag peduLi....

*uw bkan musLim

Anonymous said...

mohon kalau copy paste dicantumkan sumber nya darimana yang jelas, tidak hanya eramuslim.com lah kan isinya ada ratusan link di eramuslim, saya kira anda juga pasti waktu kuliah belajar bagaimana membuat daftar pustaka.

Anonymous said...

sori br tau itu hyperlink
sudah dikonfirm ke yg punya email dan no hp diatas sbelum anda menyebarkannya ke khalayak ramai???

Anonymous said...

Saya Rudi Sudardjat, saya juga merasa terganggu dengan berbagai telp yang masuk. Artikel inipun pernah saya dapatkan dari sumber yang lain, jadi sumbernya bukan saya yg membuat atau menyebarkannya pertama kali. entah bagaimana tersebar di inet dengan signatur saya dengan lengkapnya. Terimakasih

Anonymous said...

codenya dapat dari mana gan????????

Anonymous said...

Makan g makan asal kumpul coy...!!!

yg ptg jka swtu sat nnti trbukti mmkai lemak babi,berarti smua nh sdah mnjdi Tanggung jwab spenuhnya oleh BPOM.

saya makmum sja lah...

Anonymous said...

ASWRWB, mohon maaf sebelumnya, saya mo klarifikasi ttg postingan saudara 'Kode Babi Pada Makanan'

Artikel ini adalah artikel bebas yg ada diemail saya juga, kemudian saya share karena saya pikir akan bermanfaat juga, tapi saya bukan pengkaji sains pemakanan, dan saya bukan sumber pertama yang mempublis artikel tersebut.

Saya keberatan kalau alamat dan identitas lengkap saya dimuat juga. Terimakasih

Salam

Rudi Sudardjat

Anonymous said...

Mhon lbh bijak dlm mbuat publikasi. Klarifikasi dlu kbnarannya. Krna sbgai knsumen, kmi pcya bhwa produk2 trsebut tlh lolos uji bpom, mui dll lyk dknsumsi. Smoga kbnrannya segera terungkap amin..

Anonymous said...

gapapa,,
klo udh termakan,,
bnyk kelakuan melebihi babi yg di haramkan,,
jadi gk usah sok suci amat
otre,,
yg protes,, protes nya ke magnum
ato ke indonesia lgsg yg ksih izin itu produk,,

cape deh...

cozy_qolbu said...

Beberapa hari yg lalu dpt sms ttg blog anda berakaitan dgn magnum ice cream, lansung cek blog ini,trus apa kodenya benar memang itu,soalnya paling malas cek kode demikian, paling tanda halalnya aja.....

Ryz said...

untuk saudara Rudi Sudardjat, saya mohon maaf apabila telah mengganggu anda, postingan blog ini murni tidak untuk menyerang suatu produk. Melainkan untuk pemberitahuan agar lebih berhati2. Sekali lagi kepada saudara Rudi Sudardjat, saya mohon maaf sebesar-besarnya.

Anonymous said...

stuju klo mnk bnr hrsna jgn hnya dblog aja tp msukkin kbrita di tv sperti susu formula yg mngdung melamin,,

Anonymous said...

nasya said..
yang bner yg mna sih???
kan suka bgt sma es krim msa sih ada lmak bbi'a??

Anonymous said...

Apa tidak sebaiknya melapor atau sekadar membicarakan hal ini dengan badan terkait? Paling tidak dapat segera diperoleh kepastiannya agar tidak meresahkan yang lain juga..
Untuk penulis, terimakasih..paling tidak mengingatkan tentang kehalallan makanan yang sudah mulai terlupakan oleh kita..

Anonymous said...

Untuk yang non muslim, tolong hargai kami sebagai muslim, itu apabila anda juga ingin dihargai dan dihormati serta ditinggikan derajatnya..
Bukankah kita harus saling menghargai dan menghormati walau berbeda keyakinan?

Anonymous said...

waduh......sudah makan es krim M****M 2x....gimana ya nasib aye...

Anonymous said...

alhamdulilah, saya sudah makan magnum 2x tidak terjadi apa apa, malahan sebelum makan magnum sudah di J***AN

Harry Sufehmi said...

Sorry ini artikelnya ngawur - contoh: E471 itu bisa saja adalah lemak nabati.

Contoh lainnya: Es Krim Magnum jadi dituduh mengandung babi karena ada E471 & E472.

Padahal:

(1) E471 & E472 bisa dari sumber nabati / tanaman, tidak selalu dari sumber hewan.

Kalaupun dari sumber hewan, bisa saja dari hewan yang sudah halal.

(2) Magnum sudah dapat sertifikasi halal MUI, dan proses sertifikasi halal MUI adalah salah satu yang PALING ketat di DUNIA.

Detail lebih lanjut: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=7633915

Mohon agar artikel ini bisa dikoreksi, banyak orang termasuk ayah saya sampai jadi resah karenanya.
Terimakasih.

Ryz said...

terimakasih atas koreksinya saudara Harry Sufehmi, penulis tidak pernah menuduh suatu produk menggunakan lemak babi, namun itu semua tergantung persepsi pembaca. Dikarenakan adanya sumber dari saudara, maka saya mengoreksi postingan ini dan menambahkan sedikit keterangan dan saran bagi produsen.

Terimakasih atas saran dan masukannya.

the cool jang said...

insyaAllah HOAX ya. karena saya sendiri pernah makan magnum karna penasaran.

E140 the cool pig said...

ass wr wb
terima kasih ya atas informasinya. membuat saya lebih berhati-hati membeli makanan. tetapi benar m****m mengandung lemak babi ??

Anonymous said...

terlepas dari benar atau salahnya isi blog ini.. yang penting kita harus lebih berhati-hati dalam memilih makanan. kalau ada yang sudah pasti halalnya, buat apa mengkonsumsi sesuatu yang masih diragukan. rasa "enak" itu paling banter kan nyampe tenggorokan doang.. saya rasa ketimbang "buang duit" 13 ribu buat ngrasain enaknya es magnum, mending diinfaqkan dijalan Allah atau diberikan pada saudara kita buat beli beras.

Anonymous said...

Alhamdulillah.... maha terpuji Allah...
dan terpuji pula orang-orang yang bijak dalam menanggapi segala sesuatu...
tidak menyalahkan orang lain... tetapi introspeksi diri....
semoga kita semua bisa bijak.. Amin.

Anonymous said...

mudah-mudahan Alloh menunjukkan yang benar

jurist said...

jadi sebenernta intinya apa sich???????????
kalo emg ada yg mngetahui ttg kode2 itu tolong djelas kan,,
dan secepatnya lah bertahu kan kpd bPOM ato MUI agar dpt dselidiki n dtemukan kbenarannya,,
kalo sprti ini kan jd mresah kan,,

Anonymous said...

cek dulu kebenarannya jg asal ngomong.

Anonymous said...

Giliran produk yang udh laku aja langsung di buat ke jelekannya dasar bilang aja klo gak suka magnum terkenal WONGEDAN...!!!!!

aya said...

magnum enak gitu...
jangan aneh2 deh !!!

sidhiq said...

belilah produk yang ada label halalnya, karena itu sudah lolos dari MUI..

Fathimah said...

Kenapa sih masih ada diantara kita yg ngaku muslim tp masih menganggap tdk apa2 memakan yg haram..? Tau ga, dlm sebuah hadits yg panjang dikisahkan ada org yg dr prjalanan jauh lalu brdoa (trmsk doa mustajab adlh doanya org yg safar), tp Allah menolak doanya krn makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya diperoleh dr yg haram. (HR. Muslim)
Dlm hadits yg lain jg disebutkn "Yg halal sdh jelas, yg haram pun jg sdh jelas. Namun diantara keduanya ada prkara2 yg syubhat (samar2) yg tdk diketahui oleh org banyak. Siapa yg takut thd prkara2 yg syubhat, mk dia telah menyelamatkn agama & kehormatannya. dan Siapa yg terjatuh kpd prkara2 syubhat, mk dia tlah trjatuh kpd prkara yg diharamkan..." (HR. Bukhari & Muslim)
Sy kira dr ke2 hadits tsb, semakin jelas keyakinan qta utk menjauhi & selalu mengecek komposisi mknan tsb & yg ada label halal dr LPPOM MUI (bkn hanya sekedar ada tulisan HALAL).

Ryz said...

komentar yang bagus dari saudari fathimah :)
setidaknya kita harus berusaha menjauhkan diri dari keharaman, jangan hanya masa bodoh

Anonymous said...

kiu kiu

Anonymous said...

dari dulu juga saya mah udah gak percaya ama es krim bermerek, coklat, permen....halah..selama itu buatan orang kafir! mau katanya halal kek atau yang jelas2 haram,
mereka punya dogma "selicin ular, secerdik merpati" dalam memusuhi orang islam. tapi semua terserah anda. Hidayah datang dari mana saja. lebih baik menghindarkan diri dari peangkap syaiton lewat barang2 nikmat namun berisi api neraka. *yang muak dengan kecerdikan yahudi!

QuyQuQuy said...

makasih banyak mas penjelasan nya,,,^^

loi

Anonymous said...

Org indonesia bnyk yg goblok dan ga waras...
Ga tau tp sok tau...magnum tuh pake lemak nabati dr kacang kedelai...tol*l smuanya....!!!!

ihsan ismail said...

Thanks Bang...

Anonymous said...

artikel ini adalah benar adanya, saya pernah mendengar ceramah dari mantan misionaris anti muslim yang sekarang menjadi muslimin. dalam ceramah tersebut dijelaskan blak2an tentang misi2 orang kafir untuk memusnahkan agama, termasuk islam. kode e471 itu adalah jelas lemak babi. kenapa? karena harga sapi dinegri eropa sangatlah mahal ketimbang dengan harga babi yang murah, produktivitas sapi lebih lambat ketimbang babi, sedangkan produksi harian harus mencukupi target & membutuhkan banyak sekali cadangan lemak, kalau menggunakan lemak nabati dipastikan tidak akan mencapai target produksi, karena lamanya waktu untuk memanen tumbuhan.
kalau diantara kalian masih banyak yang belum percaya, silahkan.
saya tidak pernah melarang anda untuk memakan makanan yang mengandung kode tersebut.

*) penyesalan selalu datang terlambat :)

Anonymous said...

ada baiknya waspada,
waspada tidak sama dengan buruk sangaka atau fitnah

aditya said...

Tulisannya menarik, hanya saja mestinya disertai sumber yang Valid dan bisa dipertanggungjawabkan Tidak hanya omongan semata.
Memang Kode-kode itu benar, namun mesti dibaca dulu secara detail yg sebenarnya, jangan hanya bisa bilang ini Haram itu Halal yg mengakibatkan kerugian pd pihak2 tertentu.
Sebelum memastikan Hram atau Halal yg terkait Kode2 tersebut, sebaiknya BACA Sumber berikut ini dulu, supaya tidak ada Fitnah diantara kita :)
http://special.worldofislam.info/Food/numbers.html

ismaislamic said...

astagfirullah,,,
ternyata di salah satu merk kopi mengandung E471,,
patut dipertanyakan juga ne,,

kettyrizkyandriani said...

Kita juga harus berhati2 dalam memilih makanan, tetapi yang penting (bagi yang muslim) baca dulu bismillah dan doa sebelum makan, biar makanannya barokah.

Anonymous said...

http://utinilamsari.tumblr.com/post/37307284532/hoax-e-numbers-lemak-babi-e471-kopi-luwak-white

Anonymous said...

Ini cuma Hoax aja, coba baca link berikut ini :
http://utinilamsari.tumblr.com/post/37307284532/hoax-e-numbers-lemak-babi-e471-kopi-luwak-white

Semoga brmanfaat

Anonymous said...

emg ada bhn itu dlm bre*** talk?

Post a Comment

Donations

Please press donate button below..